<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917</id><updated>2011-08-31T06:01:00.408-07:00</updated><title type='text'>Dan Bacalah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-8655332613043519456</id><published>2009-01-29T06:29:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T06:59:13.786-08:00</updated><title type='text'>PIDATO OBAMA SAAT PELANTIKAN (FULL TEKS)</title><content type='html'>Para saudara-saudaraku setanah air, saya berdiri di sini dengan penuh kerendahan hati untuk memenuhi segala tugas di depan kita, segala rasa terima kasih saya untuk kepercayaan yang telah kalian limpahkan., dan segala pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita. Saya berterima kasih pada Presiden Bush untuk pengabdiannya pada negara kita, serta kebaikan dan kerjasamanya yang telah ia tunjukkan saat melewati masa transisi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;44 warga Amerika kini telah mengucapkan sumpah suci seorang presiden. Segala kata telah diucapkan selama masa pasang-surutnya kemakmuran dan masih memberikan kedamaian. Namun, seringkali pengambilan sumpah dilakukan di tengah awan yang mendung dan badai hebat. Kali ini, Amerika masih bertahan bukan karena kemampuan atau pandangan para pejabatnya, tetapi karena kita, para rakyat, masih menyisakan kesetiaan pada idealisme negara ini.&lt;br /&gt;Jadi, demikianlah segalanya terjadi. Sudah semestinya ini semua terjadi bersama generasi Amerika saat ini.&lt;br /&gt;Telah kita pahami bahwa kita sekarang tengah berada dalam masa krisi. Negara ini tengah berada di dalam perang melawan jaringan kekacauan dan kebencian. Kondisi perekonomian kita melemah, sebuah konsekuensi dari keserakahan dan ketakbertanggungjawaban atas beberapa pihak, selain itu juga kesalahan kita bersama dalam membuat pilihan yang sulit dan dalam mempersiapkan bangsa demi era baru. Banyak oarang telah kehilangan rumah, pekerjaan, dan bisnis yang gulung tikar. Biaya kesehatan melambung tinggi, kegagalan di bidang pendidikan, dan setiap detik memberikan memberikan bukti bahwa cara kita memanfaatkan energi rupanya semakin menguatkan lawan dan makin mengancam keselamatan bumi.&lt;br /&gt;Menurut data dan statistik, itu semua adalah indikator dari sebuah krisis. Yang tak kalah penting adalah penurunan harga diri tanah kita¬—sebuah ketakutan bahwa kemunduran Amerika tak dapat dielakkan, para generasi berikut harus menghilangkan pemikiran tersebut!&lt;br /&gt;Hari ini saya berkata pada kalian bahwa tantangan yang kita hadapi sekarang adalah nyata. Mereka semua serius dan banyak. Mereka tak akan ditaklukkan dengan mudah atau dalam jangka waktu yang pendek. Tapi ketahuilah, Amerika akan mampu menaklukkannya!&lt;br /&gt;Di hari ini, kita berkumpul karena kita telah memilih harapan dari pada ketakutan, kesatuan tujuan dari pada konflik dan perpecahan. Di hari ini, kita datang untuk menyatakan akhir dari keluhan-keluhan negatif dan janji-janji yang keliru dan dogma-dogma yang membuat kita kehabisan tenaga, yang selama ini telah menahan kekuatan politik kitakita masih tetap bangsa yang muda, tapi menurut Scripture, waktu telah datang utnuk menyingkirkan hal-hal yang kekanakan. Telah tiba saatnya untuk menguatkan semangat kita, untuk membuat sejarah lebih baih, untuk membawa pemberian yang sangat berharga tersebut, ide-ide terpuji tersebut, untuk diturunkan dari generasi ke generasi: Tuhan menjanjikan bahwa semua orang adalah sama, mereka semua bebas dan mereka semua pantas mendapatkan kesempatan untuk meraih kebahagiaannya.&lt;br /&gt;Dalam rangka untuk menguatkan keagungan bangsa, kita mengerti bahwa keagungan tidak pernah terberi. Ia harus diperjuangkan. Perjalanan kita tak pernah menguntungkan bagi mereka yang mencari jalan pintas. Perjalanan kita tidak pernah menjadi jalan bagi pengecut—bagi mereka yang lebih memilih kenikmatan daripada bekerja, atau bagi mereka yang hanya mencari kepuasan diri dari kekayaan dan ketenaran. Lebih dari pada itu, perjalanan kita telah menjadi milik pengambil risiko, pelaku dan pecinta—beberapa merayakannya tetapi lebih banyak orang-orang menyibukkan diri untuk bekerja—, yang telah membawa kita jauh ke depan, menerobos jalan berliku, menuju kemakmuran dan kebebasan. Demi kita, mereka mengemasi milik mereka dan melakukan perjalanan menyeberangi samudra luas untuk mencari kehidupan yang lebih baik.&lt;br /&gt;Demi kita mereka bekerja di tempat yang sangat sulit dan menempati tanah di Barat, memikul pukulan dari cambuk dan membajak tanah yang keras.&lt;br /&gt;Demi kita, mereka bertarung dan mati, di tempat-tempat seperti Concord dan Gettysburg, Normandy dan Khe Sanh. Dan lagi-lagi para laki-laki dan perempuan ini berjuang dan berkorban dan bekerja sampai tangan mereka memerah sehingga kita dapat hidup dengan lebih baik sekarang. Mereka menatap Amerika menjadi lebih besar dari pada segala ambisi pribadi kita, Amerika lebih hebat dari pada segala perbedaan kelahiran, kekayaaan atau pun golongan.&lt;br /&gt;Inilah perjalanan yang harus kita teruskan hari ini. Kita masih menjadi negara paling makmur, dan terkuat di dunia. Pekerja-pekerja kita masih tetap produktif seperti saat krisi baru akan dimulai. Pikiran kita masih tetap inovatif, barang dan jasa masih sama dibutuhkannya seperti Minggu lalu, bulan lalu, atau bahkan tahun lalu. Kemampuan kita masih tak berkurang. tapi, inilah saatnya kita bangkit, saatnya kita melindungi diri dari kepentingan-kepentingan yang dangkal dan meletakkan segala keputusan yang tak menyenangkan—bahwa waktu benar-benar telah berjalan. Mulai hari ini kita harus mengangkat diri, mencoba bangkit lagi, dan memulai lagi pekerjaan pembaharuan Amerika.&lt;br /&gt;Di setiap tempat selalu ada pekerjaan untuk dikerjakan. Perekonomian bangsa meminta sebuah tindakan nyata, berani dan tangkas, dan kiat akan bertindak—tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tapi juga meletakkan pondasi-pondasi untuk pertumbuhan. Kita akan membangun jalan-jalan dan jembatan, jaringan listrik dan saluran digital yang akan menyokong perniagaan dan akan menyatukan kita semua. Kita akan mengembalikan ilmu pengetahuan pada tempatnya dan menggunakan kehebatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menurunkan harganya. Kita akan memanfaatkan matahari, angin dan tanah untuk memberikan negergi pada kendaraan kita dan untuk menjalankan pabrik-pabrik kita. Dan kita akan mentransformasikan sekolah, dan perguruan tinggi untuk memenuhi tuntutan zaman. Semua ini dapat kita lakukan. Dan semua ini akan kita lakukan.&lt;br /&gt;Sekarang, beberapa pihak mempertanyaan sejauh mana ambisi kita—orang-orang yang menyarankan sistem kita tak mampu menoleransi terlalu banyak rencana. Ingatan pereka pendek. Bagi mereka yang lupa pada apa yang telah dilakukan negara ini: apa yang dapat diraih semua oang di saat imajinasi bergabung untuk tujuan bersama, dan pemenuhan kebutuhan.&lt;br /&gt;Hal-hal yang gagal dimengerti oleh para pengejek adalah segalanya telah berubah tanpa sepengetahuan mereka—bahwa argumen politik lama yang telah kita pahami selama ini tak lagi dipakai. Pertanyaan kita hari ini bukan apakah pemerintah kita terlalu besar atau terlalu kecil, tapi apakah pemerintahan kita bekerja—apakah pemerintah mampu menolong keluarka untuk menemukan pekerjaan dengan pendapatan yang layak, pelayanan yang dapat mereka bayar, uang pensiunan yang memadahi. Jika jawabannya adalah “ya”, kita berarti kita bermaksud untuk melangkah maju. Jika jawabnnya adalah “tidak”, maka semua program akan berakhir. Dan bagi mereka yang mengatur keuangan publik dimohon—untuk memanfaatkan uang dengan bijak, merubah kebiasaan buruk, dan memberikan pencerahan pada dunia bisnis—karena sekaranglah kita bisa memulihkan kepercayaan antara rakyat dan pemerintah mereka.&lt;br /&gt;Pertanyaan di depan kita adalah apakah tekanan pasar membawa dampak baik atau buruk. Kekuatannya untuk menghasilkan kekayaan dan memperbesar kebebasan tidak sejalan, tetapi krisis ini telah mengingatkan kita bahwa tanpa kewaspadaan, pasar akan bergerak diluar kendali—dan bahwa bangsa tak dapat menjadi makmur dalam waktu yang lama saat tujuannya hanyalah mencari kekayaan. Kesuksesan perekonomian kita tak hanya bergantung pada besarnya GDP, tetapi pada pencapaian kemakmuran, pada kemakmuran kita untuk memperlebar kesempatan bagi mereka yang memiliki kemauan—tanpa kehilangan keinginan untuk member, tapi karena hal itu adalah jalan yang paling pasti untuk kebaikan kita bersama.&lt;br /&gt;Sebagai pembelaan kita bersama, kita menolak segala pilihan di antara keamanan dan idealisme, sebagai suatu kesalahan. Para pendiri kita, menghadapi segala risiko yang sulit kita bayangkan, menyusun perjanjian untuk menegaskan aturan hukum dan hak asasi manusia, perjanjian diperjuangkan dengan darah para generasi saat itu. Idealisme-idealisme itulah yang masih menyinari dunia, dan kita tak akan menyerah demi kepentingan terbaik. Dan juga untuk semua orang dan pemerintah yang menyaksikan acara hari ini, dari ibu kota terbesar hingga desa kecil di mana ayah saya dilahirkan: ketahuilah bahwa Amerika adalah kawan dari tiap bangsa dan tiap laki-laki, perempuan dan anak-anak yang mencari kedamaian di masa depan dan harga diri, dan bahwa kita siap untuk memimpin sekali lagi.&lt;br /&gt;Generasi muda menghadapi fasisme dan komunisme tak hanya dengan senjata dan tank, tapi dengan aliansi yang kuat dan memperkokok pendirian. Mereka mengerti bawa kekuatan kita yang sendirian tak dapat melindungi diri kita, tak juga membuat kita tersohor seperti yang kita inginkan. Lebih dari itu, mereka mengerti bahwa kekuatan kita tumbuh melalui pemanfaatan kekuatan yang penuh dengan kebijaksanaan, keamanan kita berasal dari asas-asas keadial, kekuatan yang kita contohkan, dan kualitas pengendalian diri.&lt;br /&gt;Kita adalah penjaga warisan. sekali lagi Dituntun oleh prinsip-prinsip tersebut, keta dapat menemui ancaman-ancaman yang menuntuk bahkan lebih besar usaha—bahkan lebih besar kerjasama dan saling pengertian antar bangsa. Kita akan mulai meninggalkan irak secara bertanggung jawab pada rakyatnya, kita akn bekerja tanpa lelah untuk mengurangi ancaman nuklir, dan membuat perdamaian di Afghanistan. Bersama dengan kawan lama dan para lawan, kita akan bekerja tanpa lelah untuk mengurangi ancaman nuklir dan mmengingat kembali akan ancaman pemanasan bumi. Kita tak akan meminta maaf untuk ccara jidup kita, tak juga akan ragu-ragu dalam membela diri, dan bagi mereka yang terus mencapai tujuannya dengan dengan melakukan teraor dan menyerang orang-orang tak berdosa, kami akan katakan pada kalian sekarang bahwa semangat kami telah lebih kuat dan tak akan terkalahkan, kalian tak dapat menaklukakan kami dan kami akan mengalahkan kalian.&lt;br /&gt;Untuk ktia ketahui bahwa potongan-potongan kecil dari warisan-warisan tiap budaya adalah sebuah kekuatan, bukan kelemahan. Kita adalah bangsa yang terdiri dari Kristen dan Muslim, Yahudi dan Hindu—dan tanpa agama. Kita terbentuk oleh tiap bahasa dan budaya, dan berasal dari semua daerah di bumi ini dan karena kita telah merasakan pahitnya perang sipil dan perpecahan dan mentas dari dari episode kelas, lebih kuat dan lebih menyatu, kita tak adapa menolong tapi percaya bahwa kebencian yang lama tumbuh, suatu saat akan hilang, bahwa patas antar suku akan memudar, bahwa dunia akan tumbuh makin kecil, rasa kemanusiaan kita akan keluar dengan sendirinya, dan bahwa Amerika harus memankan perannya sebgai pengantar menuju era perdamaian.&lt;br /&gt;Untuk dunia Muslim, keta mencari cara baru untuk maju, berdasarkan kepentingan yang saling menguntungkan dan saling menghormati. Untuk semua pemimpin di seluruh dunia yang mencari untuk menebar konflik atau menyalahkan kerugian komunitasnya pada barat—ketahuilah bahwa pengikutmu akan menilaimu pada apa yang telah kalian bangun, bukan apa yang kalian hancurkan. Untuk merkea yang mereka yang berpegang teguh pada kekuasaan melalui korupsi dan kebohongan dan menutup segala perbedaan pendapat, ketahuilah bahwa kalian berada pada sisi yang salah pada sebuah sejarah, tapi, kami akan membuka tangan jika kalian mau membuka kepalan tangan kalian.&lt;br /&gt;Untuk rakyat di negeri miskin, kami berjanji untuk berada di sisi kalian untuk membuat kebun kalian subur dan membiarkan air bersih mengalir, untuk memberi makan yang kelaparan dan memberi asupan ilmu bagi pikiran yang lapar. Dan untuk negeri-negeri miskin seperti milik kami yang mampu menikmati sedikit, kami katakan kami tak lama lagi dapat mengusahakan kelalaian keluar dari hidup kita, kami juga tak akan menikmati sumberdaya alam tanpa mempertimbangkan efeknya. Sebagaimana dunia berubah dan kita harus berubah bersamanya.&lt;br /&gt;Sebagaimana jalan yang terbuka di depan kita, kita ingat dengan segala rasa terima kasih pada rakyat Amerika yang, pada saat ini, berjaga-jaga di gurun dan gunung nun jauh di sana. Saat ini mereka pun punya andil, yang sama berjasanya dengan pahlawan-pahlawan dulu kala. Kita hormati mereka tak hanya karena mereka penjaga kemerdekaan kita, tapi juga karena mereka mewujudkan semangat melayani; sebuah kemauan untuk menemukan makna dari sesuatu yang lebih besar dari pada dirinya sendiri. Dan pada saat ini—sebuah momen yang akan menentukan sebuah generasi—justru semangat inilah yang semestinya merasik dalam jiwa kita semua.&lt;br /&gt;Untuk segala hal yang dapat dilakukan pemerintah dan harus dilakukan, ini adalah keyakinan dan kebulatan tekat dari rakyat Amerika yang menjadi sandaran bagi bangsa. Adaalh sebuah kebaikan untuk menolong orang asing saat musibah terjadi, ketidakegoisan seorang pekerja yang mau memotong waktu kerjanya daripada melihat kawannya kehilangan pekerjaan. Adalah keberanian seorang pemadam kebakaran yang menentang tangga yang penuh dengan asap, dan juga sebuah kemauan orang tua untuk merawat anaknya, yang pada nantinya akan menentukan nasib bangsa.&lt;br /&gt;Tantangan kita mungkin baru. Segala sarana dan cara yang kita pakai untuk memenuhi tantangan tersebut mungkin saja baru. Tapi segalanya itu berarti kesuksesan, tergantung pada—kerja keras dan kejujuran, keberanian dan keadilan, toleransi dan rasa ingin tahu, loyalitas dan patriotisme—hal-hal ini telah tua. Tapi hal-hal ini adalah benar. Mereka telah cukup membawa kemajuan di sepanjang sejarah. Yang diinginkan kemudian adalah kembali pada kebenaran ini.apa yang dituntut pada diri kita adalah era baru dari sebuah tanggung jawab—sebuah awal, dari tiap diri orang Amerika, bahwa kita memiliki tanggung jawab pada diri kita sendiri, pada bangsa kita, dan dunia, tanggung jawab yang kita emban tanpa rasa enggan melainkan dengan rasa senang hati, kekuatan dalam ilmu pengetahuan di mana tak ada sesuatu pun yang memuaskan bagi sebuah semangat, jadi kenalilah karaktir diri kita sendiri, dari pada memberikan segala yang kita punya pada tugas-tugas yang berat.&lt;br /&gt;Ini adalah janji dari seorang warga Amerika.&lt;br /&gt;Ini adalah sumber kepercayaan diri kita—ilmu pengetahuan di mana Tuhan telah memanggil kita untuk menentukan nasib kita yang belum pasti.&lt;br /&gt;Ini semua berarti kemerdekaan dan keyakinan—mengapa laki-laki dan perempuan dan anak-anak dari tiap ras dan tiap agama dapat bergabung dalam perayaan ini melewati dinding pembatas. Dan mengapa seorang laki-laki yang ayahnya pada 60 tahun lalu tak mendapat pelayanan di sebuah restoran lokal, sekarang mampu berdiri di depan kalian semua untuk mengucap sumpah suci.&lt;br /&gt;Jadi marilah kita menandai hari ini dengan mengingat—siapakah kita dan sudah sejauh manakah kita melangkah. Di ulang tahun Amerika, di sebuah bulan terdingin, sebuah kumpulan prajurit tengah behimpit-himpitan mengelilingi api unggun yang hampir padam di sebuah pinggir sungai yang membeku. Ibu kota telah terabaikan. Para musuh terus menyerang. Salju telah bercampur dengan darah. Di saat hasil revolusi penuh dengan keraguan, Presiden kita meminta kata-kata ini dibacakan pada rakyat: “biar ini diceritakan pada dunia... bahwa di tengah musim yang sangat dingin, saat atak ada apapun kecuali harapan dan kebaikan dapat bertahan... bahwa kota dan negara diperingatkan pada satu bahaya bersama, majulah dan hadapi ini semua,”.&lt;br /&gt;Amerika! Dalam musibah bersama, di musim di masa sulit kita, mari kita ingat kata-kata abadi tersebut. Dengan harapan dan kebaikan, marilah kita lawan segala rasa dingin dan menahan badai yang mungkin terjadi. Biarkan kata-kata ini diteruskan pada anak cucu, bahwa pada saat kita diujik kita menolak untuk mengakhiri perjalanan ini, kita tidak melangkah ke belalakan, tidak juga bimbang dan dengan mata menatap lurus menuju horizon dan keanggunan Tuhan di atas kita, terus membawa pemberian indah dari sebuah kebebasan dan meneruskan nilai-nilai tersebut dengan baik pada anak cucu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-8655332613043519456?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/8655332613043519456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=8655332613043519456' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/8655332613043519456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/8655332613043519456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2009/01/pidato-obama-saat-pelantikan-full-teks.html' title='PIDATO OBAMA SAAT PELANTIKAN (FULL TEKS)'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-4947685414187360545</id><published>2009-01-14T07:29:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T07:35:50.815-08:00</updated><title type='text'>BUSH AND OLMERT IS PLAYING FEEDING FRENZY ON GAZA</title><content type='html'>Sudah lebih dari dua minggu penyerangan Israel pada penduduk Gaza belum juga berhenti. Saluran berita di tv tak berhenti mengulas perseteruan dua bangsa itu. Entah apa yang dimaui manusia-manusia di Israel, sehingga mereka tega memborbardir Gaza tepat di pemukiman padat penduduk. Layaknya orang menangkap ikan, orang-orang israel telah membunuh semua ikan beserta anak-anak ikannya. Tapi sekali lagi, mereka bukan ikan!&lt;br /&gt;Sudah puluhan tahun konflik Palestina-Israel tak pernah padam. Cerita permusuhan telah diturunkan mulai dari nenek moyang hingga anak cucu. Orang-orang Israel tak pernah bisa bernapas lega bila para Palestin masih hidup. Tanpa rasa perikemanusiaan, mereka pun memuntahkan seluruh rudalnya untuk mengoyak penduduk palestin. Mungkin, jika masih ada satu pohon yang tumbuh di palestin pun mereka juga akan mengebomnya.&lt;br /&gt;Sejarah mencatat bahwa Israel benar-benar ingin membersihkan bumi Palestina beserta alam-alamnya dari jejak orang-orang palestin. Mereka ingin menduduki kembali Gaza dalam keadaan bersih dari sentuhan para palestina. Entah apa yang membuat mereka begitu anti Palestin.&lt;br /&gt;Membunuh anak-anak polos Palestin belumlah cukup bagi para Israel. Tangisan anak-anak tak membuat mereka iba. Entah di mana hati Olmert dan Tzipi Livni. Mereka tetap saja bersikeras menyerang sekolah yang mereka duga berisi pasukan Hamas yang juga menyimpan milisi-milisi. Kelaparan, kehausan, dan kekurangan bahan bakar yang diderita oleh penduduk Palestin, tak menggerakkan hati para Israelis untuk membuka perbatasannya.&lt;br /&gt;Sikap itulah yang membuktikan kepengecutan para Israelis. Mereka tak mampu bertarung secara jantan. Istilah kerennya, mereka itu tak jauh beda dengan “chicken Shit”. Mungkin, di lain pihak, mereka menyimpan ketakutan yang akan mengubur kepala mereka dalam-dalam. Mereka takut, bila bantuan datang, maka asa yang sumbangkan oleh seluruh dunia akan mengobarkan semangat juang Palestinian. Dan inilah yang ditakuti Israel! Sementara Israel tahu persis, bahwa tak seorang pun akan bersimpati pada dirinya kecuali Bush, manusia yang hatinya sudah makin membusuk itu.&lt;br /&gt;Israel takut! Adalah frasa paling tepat yang menggambarkan alasan mengapa mereka terus menggencet Palestin dengan berbagai cara. Layaknya ular yang menggigit manusia saat merasa diri terancam. Ketakutan telah membuat mereka terendam dalam kubangan kebiadaban.&lt;br /&gt;Banyak pihak mengatakan bahwa konflik Palestin-Israel bukan konflik agama. Melainkan konflik perebutan daerah kekuasaan. Entah benar, entah tidak. Tapi jika memang demikian, mengapa orang-orang Israel melarang orang muslim di Jerusalem melaksanakan sholat Jum’at? Dan mengapa pula mereka meluncurkan roketnya tepat di waktu-waktu sholat Jum’at? Mereka dengan sengaja ‘menggoda’ kesabaran orang-orang Muslim. Dan dengan berbagai cara mereka ingin menjauhkan para Muslimin Palestin dari agamanya. Saya hanya bisa mengangkat bahu atas ketidaktahuan saya. Biar sejarah yang menjelaskan jawabannya.&lt;br /&gt;Kemarin, perbatasan di kota Rafah sempat dibuka. Sehingga bantuan bisa tersalurkan. Asa bagi mereka yang tengah teraniaya pun berhasil tersalur. Semoga uluran tangan dari saudara-saudara mereka mampu membuat harapan kembali cerah. Ratusan do’a pun terus mengalir bagi mereka yang tengah menangis karena kehilangan.&lt;br /&gt;Di sini, kami sebagai saudara merasakan penderitaan itu teramat sakit. Dan kami hanya mampu berharap bahwa kelak, kemenangan ada di tangan orang-orang yang tertindas. Kebebasan dari ketakutan itulah kemenangan yang paling hakiki yang layak diterima oleh setiap orang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-4947685414187360545?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/4947685414187360545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=4947685414187360545' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/4947685414187360545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/4947685414187360545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2009/01/bush-and-olmert-is-playing-feeding.html' title='BUSH AND OLMERT IS PLAYING FEEDING FRENZY ON GAZA'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-8183571962471153237</id><published>2009-01-02T23:43:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T23:59:19.758-08:00</updated><title type='text'>THE IRONIC STORY IN THE END OF 2008</title><content type='html'>Actually this is beautiful story. But, for me, it’s little bit ironic. Here it is the story! On 31 December, I and my family were surprised by the announcement in the news paper. MY SISTER WAS ENROLLED THE CIVIL SERVANT TEST SUCCESSFULLY! She became a teacher of counseling. For us, nothing better than that (at that time!).&lt;br /&gt;That happiness remained me to a story about my sister. She was a naughty girl in his high school. She played truant for several times. She came late, so her teacher just looked at her desperately. Surprisingly, her teacher still remembered with that she did.&lt;br /&gt;Now, my sister isn’t a naughty girl anymore. She isn’t a girl who sat on the trial chair anymore! She is a good English teacher now. Her students love her so much. Of course, that makes me proud of her. But deep inside, I keep a question: did her teacher influence her? Well, I think the punishment from her teacher thought her a lot. May be, her teacher just made her want to be a teacher. And the best part is: now, she is a teacher of counseling!&lt;br /&gt;It’s the time when her head begin spinning! Her students will make her head fall in to madness… just like what she did… but, I’m so sure she can handle it. And her students will love her. And (of course) I will be very very very proud of her…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-8183571962471153237?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/8183571962471153237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=8183571962471153237' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/8183571962471153237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/8183571962471153237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2009/01/ironic-story-in-end-of-2008.html' title='THE IRONIC STORY IN THE END OF 2008'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-5166439631267551379</id><published>2008-12-30T08:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T08:45:24.968-08:00</updated><title type='text'>BERAWAL DARI SEBUAH KECINTAAN</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSER%7E1.USE%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Satu langkah maju telah ditempuh oleh kota bengawan ini. Di saat krisis dunia makin mencekam dan &lt;i style=""&gt;travel warning &lt;/i&gt;untuk berkunjung ke Indonesia makin menggema, Solo mencoba terus mempertahankan eksistensinya sebagai kota budaya. satu gebrakan berani telah diambil oleh sang walikota dengan mengadakan WHCCE (World Heritage Cities Conference and Expo).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Akibat momentum tersebut, demam budaya pun menjangkiti warga solo. Terutama remaja-remaja yang terlibat sebagai Liaison Officer WHCCE. Tanpa disengaja, WHCCE telah memberikan efek domino yang teramat positig. Remaja-remaja mantan LO WHCCE tersebut memutuskan untuk membentuk sebuah organisasi yang bernama Solo Youth Heritage (SYH).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kini, nama SYH pelan-pelan mulai menggema di kalangan budawan Solo. Tepuk tangan bergemuruh saat salah seorang mantan LO menyebutkan niatan positif para remaja tersebut disebuah acara makan malam bersama sang walikota. Tanpa terasa puluhan harapan dan tanggung jawab pun mulai bertumpuk di pundak para remaja-remaja cinta budaya tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Harapan walikota pun makin membumbung. Pasalnya, saat ini pemerintah daerah tengah gencar-gencarnya mengampanyekan cinta budaya. seribu satu cara ditempuhnya agar cagar budaya di kota bengawan ini tetap lestari. Keberadaan SYH mustinya menjadi angin segar bagi pemerintah daerah. Paling tidak, kampanye cinta budaya itu telah mengena pada beberapa remaja, yang selama ini notabene dianggap sebagai generasi MTV. SYH diharapkan bisa mentransferkan ilmu-ilmu budayanya pada masyarakat luas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Fungsi SYH bagi budaya Solo inilah yang kelak menjadi titik sentral ruh organisasi ini. SYH tak hanya menjadi ajang berkumpul para LO WHCCE untuk bernostalgia saja. Tapi juga sebagai sentral ide-ide brilian bagi kelestarian budaya jawa. Fungsi inilah yang harus digagas secara serius oleh para pegiatnya. Setidaknya, SYH tak ketinggalan dengan organisasi-organisasi lain yang bergerak di bidang yang sama. Sungguh disayangkan jika kelak, ide-ide brilian SYH makin menurun dan bahkan terkubur sama sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Permasalahan benteng vastenburg, optimalisasi pertunjukan wayang di gedung wayang orang, dan pendidikan budaya pada masyarakat, adalah sebagian kecil masalah budaya yang sudah antri menuntut perhatian para pegiat SYH. Namun, pertanyaan terbesar adalah: sudah seberapa jauhkan SYH telah melangkah? Jangan-jangan mimpi-mimpi besar itu hanyalah mimpi yang cukup suaranya saja yang bergema keras.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dalam istilah jawa, ada ungkapan: &lt;i style=""&gt;obong-obong blarak&lt;/i&gt;, berarti: segala sesuatu hanya ramai di awal, tapi pada akhirnya menjadi tak terlihat cahanyanya. Itulah yang musti diwaspadai oleh para remaja-remaja cinta budaya ini. Jangan sampai semangat yang telah menggaung itu hilang di tengah jalan. Cahaya yang sempat berpijar itu meredup setelah beberapa saat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kini, banyak orang telah menunggu-nunggu kelahiran bayi bernama SYH itu. Sangat disayangkan jika nanti ternyata bayi itu lahir dalam keadaan mati. Organisasi yang sudah digadang-gadang menjadi pelestari budaya itu harus tetap lahir dalam keadaan sehat. Mereka harus hadir dalam bentuk yang utuh. Bukan hanya dalam bentuk simbol-simbol seperti pakaian adat, atau pun artefak-artefak jawa yang lain. Melainkan, SYH harus hadir sebagai organisasi yang tahu betul akan sejarah budayanya, terlibat dalam pemberdayaan kehidupan sosial budaya masyarakat, dan jika perlu, ikut terlibat dalam pembuatan kebijakan yang berkaitan dengan budaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jika memang SYH mampu ikut terlibat dalam ranah pembuatan kebijakan, maka inilah langkah paling excelent yang mampu diraih oleh para remaja itu. Pada titik tersebut, barulah SYH benar-benar mampu menjaga amanat yang telah diembankan pada bahunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Adakah SYH mampu melakukannya? Mari kita lihat bersama saja...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-5166439631267551379?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/5166439631267551379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=5166439631267551379' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5166439631267551379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5166439631267551379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/12/berawal-dari-sebuah-kecintaan.html' title='BERAWAL DARI SEBUAH KECINTAAN'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-5346563883363870782</id><published>2008-12-16T08:50:00.000-08:00</published><updated>2008-12-16T08:56:43.187-08:00</updated><title type='text'>I See</title><content type='html'>hahaha.... you get that rite, mr Kris (unfortunately i cant find your blog). kalo dipikir-pikir bener juga yg dibilang si tuan kris itu. bahkan lagu-lagu Papa T Bob pun gak mendidik. so, mungkin harus ada kreator-kreator baru yang peduli dengan dunia anak. dengan begitu, anak-anak pun bisa tumbuh sehat sesuai umurnya... thanks for your comment, Mr. Kris...&lt;br /&gt;oya, thanx juga buat ardi nirmala and palupi for your comments. it means a lot...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-5346563883363870782?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/5346563883363870782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=5346563883363870782' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5346563883363870782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5346563883363870782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/12/i-see.html' title='I See'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-1128106266322391153</id><published>2008-10-29T22:22:00.001-07:00</published><updated>2008-10-29T22:25:04.933-07:00</updated><title type='text'>Mr.Insaf: The Family Man</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SQlEzlG1CAI/AAAAAAAAABk/ttsIZXC6tWg/s1600-h/PA280076.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SQlEzlG1CAI/AAAAAAAAABk/ttsIZXC6tWg/s320/PA280076.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262813292483905538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFatima%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C05%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;And the last Russian man I will tell is: Mr. Insaf! His full name is: Galiev Insaf. I’ll call him as a family man. Believe me, he is a truly gentleman. He is the one who speaks in English.  He is very helpful. He treats me very well. And he has very good smile. Everytime he see me, he always say: Hello tifa, how are you? (I miss that greeting).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; In 31 years old, he becomes a head of the department for the International and Intermunicipal Cooperation. Smart guy, isn’t he??&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mr. Insaf told me about Kremlin in &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kazan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. And he promised me to send a photo of &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kazan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. Because of his story, I dream about it. I really really want to go there. (I must go there some day). Unfortunately, I don’t have time to tell about solo. We are very bussy and he is too tired to have a serious conversation with me. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;One day, if I have a scholarship in &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Russia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;, I will go to &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kazan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. I will go to Bolgar. I want to pray in Bolgar’s Mosque. I believe: if there is a will, there is a way. I want to see snow in Kazan and Bolgar. And I want to feel their hospitality.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Last but not least: I miss them all. I want to say thank you for everything. See you in &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Russia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;! Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-1128106266322391153?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/1128106266322391153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=1128106266322391153' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/1128106266322391153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/1128106266322391153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/10/mrinsaf-family-man.html' title='Mr.Insaf: The Family Man'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SQlEzlG1CAI/AAAAAAAAABk/ttsIZXC6tWg/s72-c/PA280076.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-6584695781699974015</id><published>2008-10-29T22:14:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T22:21:48.760-07:00</updated><title type='text'>NEW EXPERIENCE, NEW FRIENDS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SQlDLP3G7dI/AAAAAAAAABc/BYghqE5bBME/s1600-h/PA280077.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SQlDLP3G7dI/AAAAAAAAABc/BYghqE5bBME/s320/PA280077.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262811500074429906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFatima%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Finally! 28 October is coming! WHC program is over! I’m happy I can do my job well. Otherwise, there is sadness when I say good bye to my guests. I&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;almost cried. I love them all. Mr. Rafael and Mr. Yurij&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;are nice guys. They accept me very well. They trust me as their assistant is more than enough for me. They make me feel honored.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mr. Rafael kissed my hand when I gave his keris. Because he thought that he would lost that stuffs. From that moment I really really realize that hospitality is everything. That’s why I feel honored. His acceptance made my job became easier. Unfortunately I can not ask him about Bolgar. He can not speak in English. He just speak in Russian. (now, I have difficulties if I want to send him a letter. I’m afraid he can not understand what I’m talking about in my letter). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;And, here come Mr. Yurij. I’ll tell you my story about Mr. Yurij. First time I saw him, he was very cool. He didn’t give me smile. At all. I wonder, how come this cute guy never gives smile to young beautiful lady. (hahahahaha). Actually, its not my business. But, I feel uncomfortable. By respecting Mr. Yurij, so I can respect Mr. Rafael. Besides that, Mr. Yurij is also my guest. So, I had to make them comfortable as good as I can. Time by time, he smiles at me. Thank god! Believe me! Making somebody smile at you isn’t easy thing. You have to work hard for it.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;I know they surprised when I talk in Russian. This is my first sentence: No afto Buse, means: go back to the bus. They laugh!!! And then they call me: Russian woman (they also call me: good woman). Hahahaha. I have one lesson from that moment: language is everything. Besides smile, you have to show your willingness to understanding somebody else. This is part of hospitality! Language is a part of somebody’s soul. Language is an identity. By talking in their language, you get half of their soul. Even just a little bit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"   lang="EN-US"&gt;Mr. Rafael gave me a poster. I want to put that poster in my wall. So I can see it and wish to god that I can go over there. (but his poster is too big for my wall. So I have to think about a way to put it on).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-6584695781699974015?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/6584695781699974015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=6584695781699974015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/6584695781699974015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/6584695781699974015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/10/new-experience-new-friends.html' title='NEW EXPERIENCE, NEW FRIENDS'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SQlDLP3G7dI/AAAAAAAAABc/BYghqE5bBME/s72-c/PA280077.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-1934100233273425786</id><published>2008-08-28T06:43:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T06:44:16.882-07:00</updated><title type='text'>Aku merindukanmu seperti aku merindukan gerhana</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kau paham apa itu gerhana yang muncul kapan saja, tanpa seorang pun tahu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Anak-anak merindukannya dengan penuh penasaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menanti bagaimana sepotong matahari menjadi hitam bagai tertutup tatakan gelas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kau paham bagaimana aku merindukan gerhana?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Aku rindu melihat mentari yang menghitam dan seram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Aku rindu kepekatannya. Aku rindu kegelapannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Begitulah aku merindukanmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kau paham mengapa aku rindu kepekatan dan kegelapan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dari titik hitam itulah aku paham, betapa suluhnya membuatku terus berjalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Demikianlah aku merindukanmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Aku merindukanmu seperti aku merindukan gerhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kau paham bukan mengapa aku merindukanmu seperti aku merindukan gerhana?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Karanganyar, 100808&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-1934100233273425786?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/1934100233273425786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=1934100233273425786' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/1934100233273425786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/1934100233273425786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/aku-merindukanmu-seperti-aku-merindukan.html' title='Aku merindukanmu seperti aku merindukan gerhana'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-9064410342316950851</id><published>2008-08-28T06:41:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T06:43:07.611-07:00</updated><title type='text'>Papa T Bob, we miss u</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Masih ingat dengan acara tralala-trilili? Acara musik yang dibawakan oleh Agnes Monica dan Indra Bekti itu memang cocok buat anak-anak. Lagu-lagunya pun pas buat anak-anak. Sayangnya, saat ini acara serupa sudah tak ada lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Lagu anak-anak bisa dibilang sangat jarang terdengar di televisi. Kalau pun ada anak-anak yang menyanyi pasti lagunya lagu orang dewasa. Rasanya lucu sekali ketika mendengar seorang anak berumur 11 tahun menyanyikan lagu “matahari”nya Agnes Monica.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Entah apa yang terjadi dengan Papa T Bob sampai-sampai lagu anak-anak sepertinya musnah dari dunia hiburan. Saya ingat betul dulu lagu-lagu Papa T Bob selalu jadi hits. Bahkan bintang-bintangnya pun jadi terkenal karena tangan dingin Papa T Bob.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Penyanyi anak-anak dengan lagu anak-anak pula mulai meredup di awal tahun 2000-an. Terakhir, penyanyi anak-anak yang saya tahu adalah Sherina. Setelah itu, dunia hiburan anak-anak seperti mati suri. Tak ada lagi yang melantunkan lagu-lagu lucu nan mendidik seperti ‘Abang Tukang Bakso’nya Melissa, Enno Lerian, ‘Diobok-Obok’nya Joshua, dkk. Kini mereka telah menjadi dewasa dan tak ada lagi yang menggantikan tempat mereka.  Papa  T  Bob,  segera menciptalah, agar anak-anak  Indonesia  menyanyikan lagu sesuai dengan umurnya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-9064410342316950851?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/9064410342316950851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=9064410342316950851' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/9064410342316950851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/9064410342316950851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/papa-t-bob-we-miss-u.html' title='Papa T Bob, we miss u'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-96578199001563987</id><published>2008-08-28T06:38:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T06:40:51.008-07:00</updated><title type='text'>Kids, Enjoy Your Childhood...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dunia ceria anak-anak memang terlihat sangat menggemaskan ketika tampil di layar kaca. Mereka bergoyang ke sana ke mari seperti tanpa beban. Anak-anak memang seperti tabula rasa. Putih bersih dan belum terwarnai. Pemikirannya polos dan senyumnya pun tulus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kepolosan itulah yang memudahkan bagi orang tua untuk memasukkan berbagai macam nilai pada anak. Akan menjadi apakah seroang anak, sangat tergantung dengan pendidikan dasar orang tuanya. Kewajiban pendidikan oleh orang tua itulah yang terkadang justru memenjarakan anak-anak. Bukan memberikan pencerahan bagi kehidupan anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Saat ini, sudah sangat banyak contoh yang menunjukkan bahwa sebenarnya orang tua pun tak paham akan pendidikan anak. Salah satunya adalah acara idola anak di sebuah stasiun televisi. Awal kali melihat acara itu, saya geleng-geleng kepala dibuatnya. Bagaimana mungkin anak-anak sepolos mereka didandani bak model berumur tujuh belas tahun ke atas? Dan yang membuat saya lebih heran adalah bagaimana mungkin orang tua justru bangga dengan hal itu. lagu-lagu yang mereka nyanyikan pun jauh dari lagu anak-anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kompetisi semacam itu jelas-jelas sangat memenjarakan anak-anak. Mereka yang semestinya disibukkan dengan jadwal belajar dan bermain, harus ‘rela’ disibukkan menggalang sms. Pada akhirnya anak-anak hanya menjadi alat bagi pengusaha media untuk mendulang untung. Tampilan yang menayangkan kegembiraan anak-anak dalam kompetisi tersebut sebenarnya hanyalah akal-akalan media agar media tak terlihat kapitalistis dalam acaranya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Saya yakin, pendapat ini sudah sangat jamak dikemukakan. Tapi mengapakah tak satu pun instansi yang berwenang menuntut media? Bahkan komnas anak tak sedikit pun bicara tentang hal ini. orang secerdas Kak Seto pastilah lebih paham dengan masalah eksploitasi anak. Tapi mengapa eksploitasi yang jelas-jelas telah dilakukan oleh media tak sedikit pun disinggung oleh Kak Seto dkk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Media memang pintar menyembunyikan kelicikannya di balik acara-acara yang ia tayangkan. Mereka menjelma seolah-olah telah menjadi pahlawan bagi anak-anak terlantar di jalanan. Padahal yang mereka lakukan sebenarnya hanya memanfaatkan kemiskinan sebagai alat penghasil uang bagi para pemilik modal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kengerian macam inilah yang telah mengintai anak-anak kita. Mereka telah dicekoki oleh media dengan acara-acara sampah. Bahkan, anak-anak yang telah diorbitkan oleh media pun dibentuk menjadi pemain dalam acara-acara sampah mereka. Otomatis, masyarakat pun tak bisa menilai manakah acara sampah dan manakah acara yang benar-benar sehat. Lha wong semua pemain di acara-acara itu juga anak-anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Jadi, jika anda memang benar-benar menyayangi anak anda, jangan pernah percaya pada media. Percayalah pada naluri anda sebagai orang tua! Saya percaya, setiap orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Orang tua pasti tak ingin anaknya setiap hari terserang stres karena jadwal syuting yang padat. Orang tua mana pun juga sebenarnnya tak ingin anaknya diuber-uber penggemar sewaktu di jalan dan dicubitin pipinya waktu jalan di mal. Kita, sebagai orang tua, pasti ingin anak kita hidup tenang, bermain dengan tenang dan tanpa beban.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sebagai orang tua, musti dipahami bahwa anak bukan mesin pencetak uang yang bisa anda paksa untuk lembur berhari-hari. Mereka adalah bibit-bibit bangsa yang kelak akan menyelamatkan bumi pertiwi ini. jika mereka sudah linglung dalam menghadapi media, maka bisa dibayangkan bagaimana mereka akan menghadapi tantangan global?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-96578199001563987?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/96578199001563987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=96578199001563987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/96578199001563987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/96578199001563987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/kids-enjoy-your-childhood.html' title='Kids, Enjoy Your Childhood...'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-1544995189355929902</id><published>2008-08-23T07:50:00.000-07:00</published><updated>2008-08-23T08:22:21.313-07:00</updated><title type='text'>Kapan Negeri ini Berubah??</title><content type='html'>suatu siang saya berbincang dengan pembantu di rumah saya. kami melakukan obrolan ringan seputar pemilu. dari mulutnya yang polos dia pun bertutur tentang pilihan politiknya. awalnya ia bercerita tentang kekagumannya pada Rina Iriany, mantan bupati karanganyar. katanya, "wah, kalo orang kampung saya sih milihnya pasti bu rina, mbak! lha wong cuma bu Rina yang mau perhatian sama orang-orang miskin". usut punya usut, ternyata Bu Rina habis kasih orang-orang sembako. saya jadi maklum sama ucapan pembantu saya. lumrah saja jika ia begitu mencintai perempuan cantik itu. pendidikan politik yang teramat minim (atau mungkin justru tidak pernah mendapat pendidikn politik sama sekali), membuatnya buta dalam membedakan mana politisi yang busuk atau yang bersih. dan Rina yang pintar (jika tak ingin disebut licik), memanfaatkan kebodohan itu.&lt;br /&gt;kepolosan orang-orang 'kecil' memang membuat hati terenyuh. dari fragmen itulah kita bisa melihat bahwa sebenarnya partai politik tak melakukan apa-apa kecuali menjadikan rakyat kecil sebagai alat. ya, mereka cuma jadi mesin politik yang ditekan tombol 'on'-nya saat pemilu raya tiba. mengenaskan.&lt;br /&gt;sebenarnya, pernyataan di atas belum seberapa saat saya kemudian mendapati ucapan yang lebih parah lagi. pembantu saya bilang: "dulu waktu pilpres, orang-orang di desa saya juga dikasih uang trus disuruh nyoblos calon dari PDI-P". mata saya ingin sekali melotot. dalam hati saya berteriak: "APA???". tapi tentu saja, demi kesopanan, saya tak melakukannya. saya hanya menjelaskan padanya bahwa tindakan politik seperti itu sangatlah kotor.&lt;br /&gt;potret ini semakin menjelaskan mengapa kehidupan perpolitikan di negara kita sangat sulit merangkak menuju arah yang lebih baik. 'sedekah' dengan cara yang kotor masih meracuni moral para politisi. dan tentu saja, itu semua demi kekuasaan. betapa saktinya kekuasaan sehingga menyihir setiap orang menjadi apa pun.&lt;br /&gt;dari semua kenyataan ini, saya pun terus bertanya dalam hati: "Kapan Indonesia akan berubah menjadi lebih baik?". saya mencintai negeri ini, seperti saya mencintai darah saya. dan saya yakin, sebagian besar orang di negeri ini pun begitu. itu sebabnya kita semua merasa nelangsa dengan keadaan negeri ini..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-1544995189355929902?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/1544995189355929902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=1544995189355929902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/1544995189355929902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/1544995189355929902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/kapan-negeri-ini-berubah.html' title='Kapan Negeri ini Berubah??'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-5648202771157023663</id><published>2008-08-23T06:01:00.000-07:00</published><updated>2008-08-23T07:49:30.691-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>"buah persik yang kau tanam akan tetap tumbuh menjadi pohon persik.bukan pohon apel, atau pun pohon lain. meski kau menginginkannya,"ujar guru oogway pada shifu (Kung Fu Panda the movie).&lt;br /&gt;mungkin demikianlah yang disebut takdir. meski pun saya juga buta masalah takdir. film kung fu panda membuat kita belajar bahwa tersugesti oleh sebuah ramalan terkadang ada baiknya. dari film itu saya sempat berpikir, apaka memang takdir Po menjadi pendekar naga ataukah keyakinan dirinya akibat ramalan Oogway yang menjadikannya pendekar naga. tentu saja, saya lebih condong pada kemungkinan kedua. sebab, jika Shifu dan Po sendiri tak yakin bahwa dirinya bisa menjadi pendekar naga, maka ramalan itu hanya akan menjadi kebohongan belaka.&lt;br /&gt;demikianlah cara pikir manusia. seringkali tindakan-tindakannya diliputi sugesti yang bisa membuat dirinya jauh melampaui yang pernah ia bayangkan.&lt;br /&gt;dengan sugesti, tak ada yang tak mungkin. so, tak ada salahnya menyugestikan pikiran bahwa kita hendak menjadi legenda sepanjang masa. sebab, siapa tau justru sugesti itulah yang membuat kita menjadi demikian..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-5648202771157023663?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/5648202771157023663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=5648202771157023663' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5648202771157023663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5648202771157023663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/buah-persik-yang-kau-tanam-akan-tetap.html' title=''/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-4544790147444856451</id><published>2008-08-19T08:41:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T08:46:12.983-07:00</updated><title type='text'>Biarkan Putra-Putri Anda Mengenali Filosofi Hidup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrqSbcN8rI/AAAAAAAAABU/IR2mcr1usTc/s1600-h/ramayana+book.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrqSbcN8rI/AAAAAAAAABU/IR2mcr1usTc/s320/ramayana+book.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236255119096279730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrp9dEdJMI/AAAAAAAAABM/FL24ebpowgw/s1600-h/buku+mahabarata.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrp9dEdJMI/AAAAAAAAABM/FL24ebpowgw/s320/buku+mahabarata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236254758756230338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; dua buku ini akan menuntun putra-putri anda memahami filsafat hidup yang ditulis dengan ringan. selamat menikmatinya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-4544790147444856451?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/4544790147444856451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=4544790147444856451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/4544790147444856451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/4544790147444856451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/biarkan-putra-putri-anda-mengenali.html' title='Biarkan Putra-Putri Anda Mengenali Filosofi Hidup'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrqSbcN8rI/AAAAAAAAABU/IR2mcr1usTc/s72-c/ramayana+book.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-2245077744112746399</id><published>2008-08-19T08:36:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T08:41:31.426-07:00</updated><title type='text'>INILAH BUKU-BUKU TERBAIK YANG MUSTI DI BACA PUTRA-PUTRI, KEPONAKAN ATAU PUN KERABAN ANDA YANG LAIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKro6E7tHOI/AAAAAAAAAA8/rqisTjnDjqY/s1600-h/petualangan+menuju+pelangi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKro6E7tHOI/AAAAAAAAAA8/rqisTjnDjqY/s320/petualangan+menuju+pelangi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236253601225841890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku ini sangat bagus untuk mengembangkan imajinasi putra putri Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-2245077744112746399?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/2245077744112746399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=2245077744112746399' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/2245077744112746399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/2245077744112746399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/inilah-buku-buku-terbaik-yang-musti-di.html' title='INILAH BUKU-BUKU TERBAIK YANG MUSTI DI BACA PUTRA-PUTRI, KEPONAKAN ATAU PUN KERABAN ANDA YANG LAIN'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKro6E7tHOI/AAAAAAAAAA8/rqisTjnDjqY/s72-c/petualangan+menuju+pelangi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-8787661064340459756</id><published>2008-08-19T07:46:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T08:06:36.690-07:00</updated><title type='text'>Will Smith, Why are U so Sexy???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKreKBmYxZI/AAAAAAAAAA0/PUYtY86rhvk/s1600-h/will_smith.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKreKBmYxZI/AAAAAAAAAA0/PUYtY86rhvk/s320/will_smith.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236241780581123474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dari sekian banyak film yang dibintangi will Smith, hancocklah yang paling berbeda. akhir-akhir ini, Will Smith banyak memainkan film-film yang tergolong 'berat'. sebut saja pursuit of happyness, MIB, The Legend. meski beberapa dari film itu bergenre drama ataupun komedi, tetapi tetap saja bisa dibilang berat.&lt;br /&gt;berbeda dari film-film tersebut, Hancock menyajikan tontonan yang lumayan ringan. kisah kepahlawanan Hancock dikemas dengan kocak. lain dari pada film-film hero yang lain, yang menggambarkan sosok pahlawan dengan karakter yang terlalu serius.&lt;br /&gt;bicara tentang hancock, tak lepas bicara tentang will smith sebagai pemain utamanya. di film ini will smith tak perlu berjuang keras untuk mengeluarkan sisi maskulinnya. seragam yang ketat makin menunjukkan tubuh will smith yang berotot dan kekar. tentu saja hal itu makin meneguhkan definisi 'macho' pada lelaki. tapi,bagi saya, bukan tubuh will smith yg berotot yang hendak saya katai seksi.&lt;br /&gt;dalam film action, berotot besar dan berpakaian ketat adalah hal yang biasa. tapi, ada satu adegan yang membuat film si hero tampak berbeda dalam hancock. yaitu saat adegan dimana si hancock tergolek dan menangis ketika berbicara dengan mantan istrinya (Charlize theron).&lt;br /&gt;di saat sisi ke-manusiaan tumbuh itulah will smith benar-benar tampak seksi. patah hati telah membuat tubuh hancock makin menahan sakit. menurut saya, inilah klimaks film dari Hancock. dalam adegan itu, will smith benar-benar nampak berjuang keras menampilkan wajah patah hatinya.&lt;br /&gt;film ini benar-benar unik. hancock bukan jenis pahlawan yang bisa memenangkan segala hal dalam kehidupan. terbukti, untuk urusan cinta ia terpaksa harus mengalah agar dirinya tetap immortal dan jadi hero. tapi yang jadi pertanyaan, karakter hancock yang bagus atau will smith lah yang pintar memerankan hancock ya??? tapi yang pasti, dengan pemeran will smith, hancock nampak seksi....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-8787661064340459756?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/8787661064340459756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=8787661064340459756' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/8787661064340459756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/8787661064340459756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/will-smith-why-are-u-so-sexy.html' title='Will Smith, Why are U so Sexy???'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKreKBmYxZI/AAAAAAAAAA0/PUYtY86rhvk/s72-c/will_smith.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-5167172709753059285</id><published>2008-08-19T07:25:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T07:45:34.211-07:00</updated><title type='text'>Elizabeth, Film tentang Pengukuhan Kekuasaan Perempuan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrcNERIiaI/AAAAAAAAAAs/hKVZrMngRJg/s1600-h/cate_elizabeth.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrcNERIiaI/AAAAAAAAAAs/hKVZrMngRJg/s320/cate_elizabeth.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236239633813637538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Satu lagi muncul karya yang makin mengukuhkan kemampuan perempuan sebagai sumber kekuasaan. Sebuah film berjudul Elizabeth: The Golden Age, besutan sutradara Shekhar Kapur ini makin membuktikan betapa kemampuan seorang perempuan memimpin sebuah negara adi daya di abad 16. di tangan seorang perawan, Inggris diceritakan telah mampu mengalahkan musuh-musuhnya dengan keteguhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Elizabeth (Cate Blanchet) diceritakan sebagai seorang perempuan yang bebas menentukan pilihan-pilihannya sendiri. Termasuk apakah ia hendak menikah atau tidak. Puluhan pria berbondong-bondong meminang ratu Inggris tersebut. Namun, ego Elizabeth mengatakan untuk menolak mereka. Pada bagian inilah yang meruntuhkan anggapan bahwa seorang perempuan adalah makhluk lemah yang bergantung pada perasaannya. Sebab saat itu dengan otak cemerlangnya, Elizabeth mampu menangkap segala maksud pinangan-pinangan yang menghujaninya. Hingga pada satu titik ia jatuh hati pada seorang pria bernama Raleigh(Cliff Owen).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Lantas, apakah kemudian Elizabeth terjebak pada cintanya seperti layaknya film-film naif yang mengisahkan perempuan yang akhirnya terjebak pada cinta? Pada awalnya, Elizabeth terjebak pada perasaannya sendiri. Ia gunakan kekuasaannya untuk memenjarakan Walshingham yang telah menikahi Bess (Abbie Cornish) tanpa persetujuan sang ratu. Namun rasionalitas Elizabeth pada akhirnya mengampuni keduanya. Akal sehat Elizabeth tak mampu mengelak bahwa Inggris membutuhkan Releigh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Melalui peperangan Inggris terhadap Spayol di lautan, Elizabeth akhirnya memilih jalan hidupnya sebagai perawan yang akan mengabdikan dirinya pada rakyat Inggris. Keputusan ini benar-benar fenomenal di tengah-tengah budaya yang teramat patriarkis. Ia bahkan sempat menjadi lelucon di kalangan raja-raja Eropa atau bahkan sepupunya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Elizabeth I membuktikan bahwa bukan gender atau pun jenis kelamin yang menentukan seseorang mampu memimpin atau tidak. Melainkan kecintaannya terhadap rakyat lah yang membuat ia berhasil memenangkan pertarungan melawan musuh-musuhnya dan membawa Inggris pada kegemilangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Film ini benar-benar bisa menjadi cermin bagi siapa pun yang masih mempertimbangkan lebih gender atau pun seks dari pada kualitas intelektual saat memilih pemimpin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-5167172709753059285?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/5167172709753059285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=5167172709753059285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5167172709753059285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/5167172709753059285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/elizabeth-film-tentang-pengukuhan.html' title='Elizabeth, Film tentang Pengukuhan Kekuasaan Perempuan'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SKrcNERIiaI/AAAAAAAAAAs/hKVZrMngRJg/s72-c/cate_elizabeth.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4616430975813940917.post-484818476078065035</id><published>2008-08-19T06:56:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T07:10:38.538-07:00</updated><title type='text'>Untuk Perempuan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di sebuah pagi buta saya menyaksikan sebuah siaran ruhani di sebuah stasiun televisi. Seorang perempuan ikut dalam konsultasi interaktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam acara tersebut. Ia curhat pada sang sang mama, yang dipanggil mama, mengenai suaminya yang mulai tak menghargai istri. Dan istri tak berani melepas si lelaki karena alasan ekonomi. Kemudian si sang mama bertanya apakah si perempuan memiliki penghasilan sendiri atau tidak. Si perempuan menjawab tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sang mama berkata bahwa kesalahan pertama seorang ibu rumah tangga adalah dirinya tidak bekerja. Menurutnya perempuan harus bekerja agar posisi tawarnya di mata suami semakin tinggi. Saya tersenyum mendengar jawaban sang mama tersebut. Satu hal yang terlintas di benak saya: “rupanya sulit sekali menjadi perempuan”. Perempuan bekerja dan berkarir baik akan bermasalah karena suami yang iri. Walhasil, rumah tangga yang porak pun menghadirkan perempuan sebagai kambing hitam. Jika perempuan memutuskan untuk tak bekerja, maka harga dirinya diinjak dan dianggap lemah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kenyataan itu, menunjukkan betapa seorang perempuan tak bisa bebas memilih dan memutuskan hal yang terbaik bagi dirinya. Keputusan apa pun pada akhirnya menjadi bumerang bagi diri perempuan sendiri. Keputusan perempuan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga semestinya dihargai sebagaimana jika ia memutuskan menjadi wanita karir. Bukan malah menjadi &lt;i style=""&gt;excuse&lt;/i&gt; bagi laki-laki atau suami untuk menindas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Keputusan menjadi seorang ibu rumah tangga tak ada hubungannya dengan kelemahan perempuan. Dan tentu saja, seorang ibu rumah tangga tak berarti bisa diinjak harga dirinya hanya karena ia tak bekerja di sektor publik. Jika saja seorang lelaki bisa berempati mengapa seorang perempuan ingin menjadi ibu rumah tangga, pastilah pikirannya akan semakin terbuka dan akan semakin menghargai posisi perempuan dalam rumah tangga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tak ada satu hal pun yang bisa menghalalkan seorang lelaki untuk melakukan kekerasan rumah tangga bagi perempuan. Pernikahan merupakan perjanjian suci yang mustinya dijunjung tinggi dengan segenap kesetiaan. Dalam perjanjian pernikahan manapun, saya kira tak ada prasyarat “perempuan harus menikah agar seorang lelaki berbuat baik padanya”. di agama mana pun, saya sangat yakin, lelaki harus bisa berbuat baik pada pasangannya, walaupun si perempuan menjadi ibu rumah tangga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Selama ini, pandangan yang terlamapau patriarkis memang telah menempatkan posisi ibu rumah tangga berada pada posisi yang marginal. Bahkan oleh para aktivis feminis sekalipun. Terkadang feminis sendiri menilai profesi ibu rumah tangga merupakan sebuah penindasan dan musti dihindari. Pilihan sebagai ibu rumah tangga sering kali tak dinilai sebagai pilihan yang merdeka yang telah dipilih oleh perempuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Para perempuan akan merasa diri terdidik jika bisa berkata “aku ingin jadi politisi, ingin jadi wanita karir, ingin jadi pebisnis perempuan,” saat ditanya tentang cita-cita. Jawaban “ingin jadi ibu rumah tangga” tak ada dalam kamus mereka. Lantas, bagaimana jika ada seorang perempuan cerdas yang dengan lantang menyebut bahwa dirinya ingin jadi ibu rumah tangga? Pertama-tama, dahi akan berkerut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Konsep ibu rumah tangga sebagai pekerjaan yang kolot telah sukses didoktrikan oleh para patriarkis. Profesi ibu rumah tangga sulit sekali disejajarkan dengan profesi lain yang membutuhkan perempuan bergulat di ranah publik. Pada akhirnya, keputusan menjadi ibu rumah tangga, dianggap sebagai keputusan tak bebas dan kolot. Setiap orang berseru bahwa profesi tersebut hanya dijamah oleh perempuan tak terdidik. Pada akhirnya, para lelaki pun dengan semena-mena memperlakukan pasangan mereka yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Budaya yang teramat patriarkis mendoktrin mereka bahwa ibu rumah tangga adalah profesi yang tak membutuhkan tingkat intelegensi dan intelektualitas yang tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ada satu konsep yang musti dipahami di sini. Saat perempuan menjadi ibu rumah tangga, ia mengemban berbagai profesi di pundaknya. Dalam keluarga, ia berperan sebagai manajer keuangan, koki, guru, tabib, manajer pribadi bagi setiap anggota keluarga, sekretaris, psikolog, pelayan seks, dan sebagai pendamping bagi suami. Jika dikalkulasi lagi, seharusnya para lelaki atau pun orang-orang yang berpandangan patriarkis, merasa malu saat mengatakan hanya perempuan bodoh yang pantas menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya. Sebab, berbagai tugas yang diemban itu membutuhkan tingkat intelegensi dan intelektualitas yang tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sudah sepantasnya ada nilai yang bergeser di sini. Jika dulu menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah keharusan, maka sekarang menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah pilihan yang tak dapat diremehkan. Sebuah pilihan yang keluar dari pikiran merdeka dan membutuhkan tingkat intelegensi dan intelektualitas yang mencukupi. Sebab, bukan hanya perempuan yang merasakan dampak dari pilihan ini. tapi juga semua anggota keluarga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4616430975813940917-484818476078065035?l=perempuankasmaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/feeds/484818476078065035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4616430975813940917&amp;postID=484818476078065035' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/484818476078065035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4616430975813940917/posts/default/484818476078065035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuankasmaran.blogspot.com/2008/08/untuk-perempuan.html' title='Untuk Perempuan'/><author><name>perempuankasmaran</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09618575681437308317</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8YPWJv1Yg8/SUfbm-yP96I/AAAAAAAAABs/5D1i68IPtjg/S220/030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
